Rayap Aspal

Anda mungkin masih bingung membedakan mana yang termasuk rayap dan mana yang bukan. Ada beberapa binatang yang memiliki ciri seperti rayap tapi tidak semuanya merupakan rayap sungguhan. Ini sering disebut sebagai rayap aspal atau rayap asli tapi palsu karena masih banyak yang bingung apakah termasuk rayap sungguhan atau bukan. Simak penjelasan tim jasa anti rayap, berikut beberapa hewan yang sering disebut rayap asli tapi palsu adalah:

– Laron

Banyak yang masih bingung apakah Laron adalah rayap aspal, benar-benar rayap atau bukan. Secara tampilan luar, Laron terlihat lebih besar dan memiliki sayap. Laron juga akan mati beberapa jam setelah keluar dari sarang. Ternyata Laron ini adalah rayap asli, dan merupakan rayap yang sudah dewasa dan siap membentuk koloni baru. Laron bisa bertelur dan semakin bertambah banyak membentuk koloni rayap dalam jumlah besar.

– kumbang pengebor

Kumbang pengebor memiliki bentuk tubuh yang lebih besar dari rayap biasa. Bentuknya juga berbeda dengan rayap pada umumnya. Namun, kumbang pengebor juga bisa merusak perabotan kayu dengan mengubahnya menjadi serbukan pasir. Hal ini membuat kumbang pengebor serong disebut sebagai rayap aspal atau rayap asli tapi palsu. Kumbang pengebor bukan termasuk dalam jenis rayap, karena kumbang ini bukan rayap. Mereka tidak hidup berkoloni seperti rayap meski sama-sama bisa merusak kayu.

– kumbang bubuk

Kumbang bubuk hampir sama seperti kumbang pengebor, disebut-sebut sebagai rayap aspal. Kumbang ini tidak seperti kumbang pengebor lainnya karena lebih mirip seperti rayap. Misalnya saja lubang yang dihasilkan jauh lebih kecil dan seperti lubang oleh rayap. Selain itu butiran kayu yang dibuat juga lebih halus dan menyerupai butiran kayu rayap. Tetapi sama seperti kumbang pengebor lainnya, kumbang bubuk bukan termasuk rayap.

– semut

Semut dan rayap sama-sama kecil dan bentuknya tidak begitu jelas. Apalagi rumah semut dan rumah rayap sama-sama berbentuk tabung lumpur. Ini yang membuat semut disebut sebagai rayap aspal. Padahal semut dan rayap sangat berbeda, karena rayap lebih merugikan dan merusak. Rayap bisa merusak lebih mudah dibandingkan dengan semut, selain itu warna rayap lebih muda dan bentuknya sedikit lebih pipih. read more

Hal Yang Harus Diwaspadai Dari Rayap Buku

Sebagian orang mengira rayap hanya menyerang perabotan dari kayu. Tetapi ada juga rayap buku yang bisa menghancurkan buku dan kertas. Pada dasarnya kertas memang terbuat dari kayu jadi rayap pun bisa menghancurkannya. Sebelum terlambat, hal yang harus diwaspadai dari rayap ini adalah:

Yang perlu diwaspadai

– bisa memakan habis seluruh buku

Rayap buku bukan hanya bersarang di buku saja, tapi juga ikut memakan buku sampai habis. Buku yang Anda simpan di lemari bisa habis tak bersisa dimakan oleh rayap. Ini sangat merugikan apalagi jika buku tersebut cukup berharga. Tidak hanya buku saja, surat-surat penting yang Anda simpan juga bisa menjadi sasaran rayap. Maka dari itu sebaiknya selalu cek keadaan buku Anda untuk terhindar dari rayap.

– ikut memakan rak buku

Karena rayap buku sebenarnya sama seperti rayap lainnya, maka rayap tersebut juga bisa memakan rak buku apalagi jika dari kayu. Justru rayap ini menyerang rak buku terlebih dahulu kemudian menyebar ke dalam buku dan menghabiskan semuanya. Jadi ketika Anda melihat rak buku mulai terserang rayap, maka segera pindahkan buku Anda karena buku-buku tersebut akan segera rusak. Rak buku yang sudah terserang rayap segera diganti dengan yang baru agar tidak menyebar. Rayap ini menyebabkan banyak kerugian karena bukan hanya buku saja tapi rak dan perabotan lain di sekitarnya ikut terancam.

– jika dibiarkan jumlahnya semakin banyak

Rayap buku harus segera dibasmi agar tidak semakin banyak. Rayap buku ini bisa menempel dimana saja apalagi ukurannya yang kecil emmbuatnya tidak begitu terlihat. Meski Anda sudah membuang buku yang rusak karena rayap tapi bisa jadi masih ada sisa-sisa rayap yang dapat membentuk koloni baru.

– buku harus sering dibuka

Cara untuk menjaga buku dari rayap adalah sering membukanya. Bahkan koleksi buku lama Anda sebaiknya dibuka dan dicek apakah ada rayap atau tidak. Anda bisa membukanya setiap satu bulan sekali untuk mengatisipasi. Jika sudah sampai terlambat maka buku anda akan dimakan oleh rayap buku. read more